Dijual Cepat Rumah Nyaman di Vila Tekno Serpong


close up depan kanan kiri out zoom1

Spesifikasi

Lokasi

  • Alamat lokasi :
    Komp. Vila Tekno Serpong Blok O/7 Tangerang Selatan

Fasilitas

Depan tidak ada Rumah yang Saling Mengadap, sehingga nyaman untuk parkir mobil.

Lokasi strategis :
* 5 menit dari pasar serpong dan stasiun serpong,
* 15 menit dari tol BSD City,
* Dekat TERMINAL Bus BSD,
* Dekat puskesmas serpong,
* Akses angkutan umum 24 jam untuk tujuan jabodetabek,
* Banyak sekolah negeri maupun swasta dari TK sampai SMA.

* Lingkungan nyaman
* Ada satpam
* Dekat Musholla dan Masjid
* SHM
* Dekat Indomart
* Listrik 1300 VA
* Telepon Fix dan Indihome dari Telkom
* Speed internet Up to 3MBps
* Tersedia jaringan First Media (jika berminat memasang)
* Dekat sekolah
* Jet pump, air musim kemarau lancar, dengan tampungan air 500 liter
* Ruang Tamu
* Jalan paving blok, tidak banjir
* Jalan buntu, sehingga tidak ramai kendaraan lewat aman untuk anak kecil bermain.

Harga : Rp. 475.000.000,- (net)

Mengukuran Kuat Medan Listrik Dengan EMF Meter


Pengukuran medan listrik (Electric Field) adalah pengukuran ambient (sekitar) medan elektromagnetik yang dilakukan dengan menggunakan sensor tertentu atau probe, seperti EMF meter. Probe ini secara umum dapat dianggap sebagai antena meskipun dengan karakteristik yang berbeda. Bahkan probe tidak harus mengganggu bidang elektromagnetik dan harus mencegah kopling dan refleksi sebanyak mungkin untuk mendapatkan hasil yang tepat. Ada dua jenis utama dari pengukuran EMF:

  • pengukuran broadband dilakukan dengan menggunakan probe broadband, yang merupakan perangkat untuk menangkap sinyal di berbagai frekuensi dan biasanya dibuat dengan tiga detektor dioda independen;
  • pengukuran dengan pemilihan frekuensi di mana sistem pengukuran terdiri dari antena medan dan spektrum analyzer yang memungkinkan untuk memantau rentang frekuensi tertentu.

Probe EMF ada yang hanya mampu membaca satu bidang pada sebuah sumbu tertentu, atau mungkin tri-aksial secara langsung sehingga dapat menunjukkan arah dari medan secara langsung.

 

Pengukuran Ideal Isotropik (Keseragaman Dalam Segala Arah)

Pengukuran EMF yang diperoleh dengan menggunakan sensor E-field atau H-field yang isotropik maupun mono-aksial, pasif atau pasif. Mono-aksial, probe dengan satu arah adalah perangkat yang menangkap listrik (short dipole) atau medan magnet terpolarisasi pada arah tertentu.

Menggunakan probe mono-aksial memerlukan tiga pengukuran yang diambil dengan sumbu sensor yang diatur pada tiga arah yang saling orthogonal, dalam konfigurasi X, Y, Z. Sebagai contoh, dapat digunakan probe yang membaca komponen medan listrik sejajar dengan arah dari sumbu simetri. Dalam kondisi ini, di mana E adalah amplitudo medan listrik, dan θ adalah amplitudo sudut antara sumbu sensor dan arah medan listrik E, sinyal terbaca sebanding dengan | E | cos θ (kanan). Hal ini memungkinkan untuk memperoleh total amplitudo yang benar dari medan dalam bentuk:

Sebuah probe isotropik (tri-aksial) memudahkan langkah pengukuran diatas, karena total pengukuran dapat ditentukan dengan tiga langkah pengukuran tanpa mengubah posisi sensor. Sensor yang diatur sedemikian rupa secara orthogonal satu sama lain.

Meter

EMF meter adalah instrumen ilmiah untuk mengukur medan elektromagnetik (disingkat EMF). Kebanyakan meter mengukur kerapatan fluks elektromagnetik radiasi (bidang DC) atau perubahan medan elektromagnetik dari waktu ke waktu (bidang AC), pada dasarnya sama dengan antena radio, tetapi dengan karakteristik deteksi sangat berbeda.

Dua model yang umum adalah sumbu tunggal dan tri-axis. Meter sumbu tunggal lebih murah daripada tri-axis meter, tetapi memakan waktu lebih lama untuk menyelesaikan survei karena meteran hanya mengukur satu dimensi dari medan. Instrumen sumbu tunggal dibuat miring dan dihidupkan semua tiga sumbu untuk mendapatkan pengukuran penuh. Sebuah meter tri-axis mengukur semua secara simultan, tetapi model ini cenderung lebih mahal.

Medan elektromagnetik dapat dihasilkan oleh arus AC atau DC. EMF meter dapat mengukur medan elektromagnetik AC, yang biasanya dipancarkan dari sumber buatan manusia seperti kabel listrik, sedangkan gaussmeters atau magnetometer mengukur medan DC, yang terjadi secara alami di medan geomagnetik bumi dan dipancarkan dari sumber lain di mana terdapat arus searah.

EMF Meter: EMF-839 Lutron

Peraturan Mengenai Medan Listrik dan Magnet

Sampai saat ini tidak ada batas paparan yang pasti yang dapat dijadikan patokan sehingga dapat menyebabkan penyakit kanker. Rekomendasi yang ada saat ini adalah batasan ekstrim yang terjadi dalam waktu jangka pendek.

ICNIRP dan IEEE telah menetapkan batas paparan EMF untuk pekerja dengan exposure EMF serta untuk umum, tanpa menentukan durasi maksimum. ACGIH telah membentuk batas paparan hanya untuk pekerja yang berlaku untuk paparan maksimum dari delapan jam sehari.

Listrik dan medan magnet menginduksi arus yang sangat lemah pada tubuh manusia. Tujuan dari tingkat eksposur maksimum yang direkomendasikan oleh ICNIRP tersebut, IEEE dan ACGIH adalah untuk membatasi arus induksi ini ke tingkat yang tidak ada risiko kesehatan.

Pada saat ini, belum ada teknologi yang memungkinkan kita untuk mengukur arus induksi ke dalam tubuh secara langsung. Namun, intensitas arus induksi dapat diperkirakan dengan menggunakan model dari tubuh manusia dari berbagai kompleksitas. Kemungkinan lain adalah untuk menghitung tegangan induksi bukannya arus induksi, seperti yang telah dilakukan IEEE.

 

Batas Paparan Direkomendasikan

  1. Batas paparan medan listrik pada frekuensi 60 Hz

tabel EMF1

  1. Batas paparan medan magnet pada frekuensi 60 Hz

tabel EMF2

Data lebih lengkap adalah sebagai berikut:

General Public

Frekuensi e-field strength (V/m)
3 – 150 kHz 87
0.15 – 1 MHz 87
1 – 10 MHz 87/f^1/2
10 – 400 MHz 28
400 – 2000 MHz 1.375 x f^1/2
2 – 300 GHz 61

 

Occupational (tempat kerja)

Frekuensi e-field strength (V/m)
65 – 1000 kHz 610
1 – 10 MHz 610/f
10 – 400 MHz 61
400 – 2000 MHz 3 x f^1/2
2 – 300 GHz 137

 

Pengukuran Medan Listrik ECCT

Pengukuran medan listrik pada ECCT dilakukan dengan menggunakan alat EMF Meter Lutron EMF-839.

Petunjukan Keselamatan Pengoperasian

Bahaya bagi pekerja yang mengoperasikan alat terutama yang menggunakan implant electromagnetic (misalnya, alat pacu jantung) dapat menimbulkan bahaya pada beberapa kasus.

Harus mematuhi ketentuan yang ditetapkan badan/pemerintah lokal terkait peralatan yang digunakan.

Sebelum menggunakan peralatan, perlu memahami bagaimana cara mengatur nilai “limit-alarm” (lihat halaman 12 pada buku Operation Manual EMF-839 Lutron).

Perhatian:

Beberapa ilmuwan mengklaim bahwa berada pada radiasi medan listrik dalam waktu yang lama dapat menyebabkan childhood-leukemia dan penyakit kanker.

Tanya dan jawab terkait permasalahan ini tidak disediakan. Dianjurkan untuk menghindari kontak dengan radiasi medan listrik dalam waktu yang lama.

Tanya jawab yang lebih lengkap yang berhubungan dianjurkan untuk merujuk pada badan yang mengaturnya, dianjurkan EPA-USA sebagai referensi.

 

Langkah-langkah Pengukuran Medan

Pasangkan power supply 12V pada konektor disebelah kanan alat

IMG_20151105_100228 IMG_20151105_100306

Pilih card dengan range frekuensi sesuai dengan frekuensi 100 KHz, yaitu card dengan range 100 KHz – 100 MHz

IMG_20151105_100403

Pasangkan card pada slot bagian atas EMF meter dengan menekan kedalam sampai terpasang dengan benar

IMG_20151105_100433 IMG_20151105_100454

Pilih probe sesuai dengan range frekuensi 100 KHz, yaitu probe dengan range 100 KHz – 100 MHz

IMG_20151105_100509 IMG_20151105_100523

Pasangkan probe pada konektor dibagian atas EMF meter disebelah slot card, putar bagian bawah untuk mengunci agar probe terpasang dengan aman

IMG_20151105_100605 IMG_20151105_100616

Pasangkan adaptor pada steker AC PLN

IMG_20151105_100653

Tekan tombol POWER berwarna biru, untuk menyalakan EMF meter, sampai muncul angka 0.00 yang menunjukkan bahwa EMF meter siap digunakan

IMG_20151105_100713 IMG_20151105_100724

 

Letakkan probe EMF meter dibelakang Apparel untuk mengukur medan listrik dari Apparel. Baca nilai terukur pada display EMF meter.

IMG_20151105_101222

 

Referensi:

Electric and Magnetic Fields : Exposure Limit. http://www.hydroquebec.com/fields/limites-exposition.html

EMF Measurement. https://en.wikipedia.org/wiki/EMF_measurement

 

 

 

Belajar Mikrokontroller: Menyalakan Buzzer Dan Komunikasi Serial


Buzzer adalah salah satu alat peraga yang dapat dikendalikan dengan mudah, termasuk dapat dikendalikan Nyala-Mati dengan mikrokontroller. Sehingga dapat dibuat suara dengan mengatur irama dengan PWM.

Pada kesempatan ini akan ditampilkan bagaimana menyalakan sebuah buzzer dan komunikasi melalui serial dengan mikrokontroller.

Slide18 Slide19 Slide20 Slide21 Slide22 Slide23 Slide24 Slide25 Slide26 Slide27 Slide28 Slide29 Slide30

Belajar Mikrokontroller: Latihan Menyalakan LED


Belajar mikrokontroller pada kali ini adalah belajar bagaimana menyalakan LED dengan menggunakan mikrokontroller AVR.

Slide9 Slide10 Slide11 Slide12 Slide13 Slide14 Slide15 Slide16

Berikutnya: Menyalakan Buzzer

Belajar Mikrokontroller


Belajar Mikrokontroller dapat dimulai dengan mengenal dimana mikrokontroller dipakai, kemudian memahami fungsi/peranan mikrokontroller pada sistem tersebut. Selanjutnya dari cara kerja mikrokontroller berperan pada sistem otomatis yang ada akan memberi gambaran tentang mikrokontroller itu sendiri.

Pada kali ini akan ada slide sederhana yang dapat digunakan untuk belajar dari yang mudah.

Slide1 Slide2 Slide3 Slide4 Slide5 Slide6 Slide7 Slide8

Selanjutnya: Latihan 1: Menyalakan LED

Demikian, semoga bermanfaat.

Merakit Printer 3D: Motor


 

 

X-1

X-2

 

Y-1

Y-2

Z-1

Z-2

Z-3

Mainboard

main board wire connect

 

Merakit Printer 3D: Power Supply


Power Supply

1

2

3

4

Limit Switch

1

2

3

 

LCD

1

2

 

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 244 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: