Pada kesempatan kali ini kita akan belajar membuat sebuah contoh project sederhana dengan menggunakan LED yang dikontrol oleh chip mikrokontroller ATMega8535. Project yang akan kita buat adalah flip-flop. Sebuah contoh mengendalikan LED secara sederhana, yaitu dengan menyalakan dan mematikan secara bergantian diantara satu atau dua buah LED. Kenapa disebut sebagai flip-flop? karena adanya dua buah keadaan yang saling berlawanan atau berkebalikan.

Pada project ini, LED akan dimatikan dan dinyalakan secara bergantian sehingga akan memiliki dua buah keadaan yang berganti/berbeda.

Bagaimana Menyalakan Sebuah LED?

Sebuah lampu LED dapat dinyalakan dengan memberikan polaritas positif (+) dan Ground (0) pada masing-masing kaki. Sebuah LED memiliki dua kaki yang berbeda fungsi. Kaki Anoda yang biasanya lebih panjang ukurannya dan kaki Katoda yang memiliki ukuran lebih pendek. Lebih jelasnya, bisa ditunjukkan pada ilustrasi gambar berikut ini:

Biasanya masing-masing lampu LED memiliki karakteristik sendiri-sendiri. Misalnya nilai tegangan maksimum, warna dan ukuran yang berbeda-beda. Namun demikian, lampu LED biasanya memiliki standar yang sudah ditentukan. Pada sebuah rangkaian elektronika, lampu LED memiliki sebuah simbol yang unik, ditunjukkan dengan sebuah simbol yang mirip dengan diode atau tanda panah dengan sebuah garis didepannya, namun untuk lampu LED ditambahkan dua buah tanda panah arah keluar yang menunjukkan bahwa LED/diode tersebut mengeluarkan cahaya. Jika tanda panah menuju simbol maka dia menerima cahaya. Dalam rangakaian elektronika, LED digambarkan dengan sebuah simbol, biasanya LED diseri dengan sebuah resistor yang memiliki fungsi untuk membatasi nilai arus maksimum yang diperbolehkan untuk melewati LED guna menghindari kerusakan.

Jika dalam rangkaian tersebut di atas, dengan sumber tegangan (V) 3V dan resistor (R) 1K Ohm, maka arus yang akan mengalir melalui LED adalah sebesar: (3V/1000 Ohm) = 3mA. Dengan nilai arus 3 mA yang mengalir melalui LED, sudah cukup untuk membuat LED menyala.

Menyalakan LED dengan ATMega8535

Dengan prinsip yang sama dengan rangkaian diatas, maka kita bisa menyalakan sebuah LED dengan memberikan arus kepada LED. ATMega8535 setiap pin dapat berfungsi sebagai sumber arus untuk sebuah device. Arus yang dapat diberikan oleh chip ATMega8535 berdasarkan datasheet adalah sebesar 20mA pada Vcc = 5V dan 10mA pada Vcc = 3V. Arus ini cukup besar untuk menyalakan sebuah LED. Sehingga dalam rangkaian yang kita buat, perlu ditambah resistor limiter sebagai pembatas arus untuk menghindari kerusakan LED. Untuk menyalakan sebuah LED dengan ATMega8535, bisa menggunakan rangkaian seperti berikut:

Dengan menggunakan Code Vision kita bisa membuat code seperti berikut:

1. Buka Software Code Vision, kemudian Klik File –> New

2. Pilih File Type: Project kemudian klik OK

3. Klik Yes, kita akan menggunakan wizard dari Code Vision

4. Pada tab Chip, sesuaikan konfigurasi chip dan clock sesuai berikut

5. Pindah pada tab Ports, pilih tab Port B, kemudian klik pada Bit 0 sehingga akan menjadi Out.

6.Selanjutnya, pilih File — > Generate, Save & Exit

7. Pada source code, tambahkan #include<delay.h>

8. Kemudian tambahkan code berikut

PORTB.0=1; // menyalakan LED

delay_ms(500); // jeda 500ms

PORTB.0=0; // matikan LED

delay_ms(500); // jeda 500ms

9. Setelah itu, download file hex ke sistem minimum. Maka LED akan nyala-mati terus dengan jeda 500ms.

Semoga bermanfaat.

Code Template Flip-flop

Code Flip-flop