Tentunya, di sekitar kita banyak orang yang memiliki lebih dari satu nomer Handphone. Bisa CDMA atau GSM, baik CDMA ataupun GSM sama-sama kelebihan yang bisa didapatkan. Terlebih sekarang ini, hampir semua operator berlomba-lomba memberikan bonus ataupun harga murah. Bisa berupa bonus SMS gratis, maupun panggilan gratis tentunya dengan syarat tertentu.

Disisi lain, dengan semakin banyaknya pengguna handphone baik CDMA maupun GSM semakin menjamur pula bisnis penjualan pulsa. Baik online maupun melalui kios/konter HP. Sebenarnya, untuk dari jual pulsa itu nggak besar kok. Tidak percaya?? Cuma maksimal Rp 1.500/transaksi untuk penjual ke konsumen. Bahkan untuk juragan margin yang didapat maksimal Rp. 200,-/transaksi. Namun jangan dilihat dari margin yang didapat dalam satu kali transaksi, tapi berapa total keseluruhan selama satu bulan??

Kemudahan yang ditawarkan juragan untuk menarik seller semakin menggiurkan bagi setiap orang yang memiliki keinginan untuk menambah uang saku. Ada yang cuma mensyaratkan deposit Rp. 50.000,- dan yang lainnya. Disini saya cuma akan menceritakan sedikit pengalaman sewaktu menjalani bisnis uang receh ini. Tentunya, yang lebih berhasil dan lebih menggiurkan juga banyak.

Bisnis jualan pulsa sangat mudah bagi setiap orang yang ingin mendapat uang tambahan. Kita tidak perlu banyak tenaga untuk menjaga dagangan, ataupun menyewa tempat jualan. Untuk berjualan pulsa, kita bisa mendaftar ke Agen yang ditunjuk oleh Operator, misalnya Agen dari Indosat, XL, Telkomsel dan yang lainnya. Biasanya, setiap operator telah menunjuk beberapa perusahaan atau CV untuk dipercaya menjadi agen distributor pulsa dan kartu perdananya.

Setiap agen memiliki syarat dan ketentuan dalam menerima seller baru. Misalnya, untuk Dompet XL (Dompul XL) kita harus mendaftar dan memiliki konter/kios. Selanjutnya pihak agen akan melakukan survei dan menilai apakah kita bisa menjadi seller resmi dari Dompul XL. Kemudian agen dari Telkomsel memiliki syarat yang berbeda, misalnya kita harus mendaftar dan jika diterima harus melakukan deposit sejumlah tertentu. Biasanya, agen dari Telkomsel membatasi jumlah seller yang dibawahinya, sehingga kita tidak bisa mendaftar langsung bisa jualan. Berbeda dengan Indosat, kita bisa mendaftar kemudian kita bisa langsung berjualan. Selain ketiga agen tersebut, kita bisa memilih alternatif All Operator, dimana kita cukup memiliki satu chip untuk didaftarkan dan bisa digunakan untuk mengisi semua jenis operator dan nominal yang berbeda.

Dari All operator, kita bisa mendapatkan keuntungan yaitu cukup sekali deposit dan bisa digunakan untuk semua transaksi. Kita juga bisa melakukan deposit tanpa batas maksimal dan minimal. Berbeda dengan chip lansung dari operator, misalnya kita mengambil Telkomsel, maka kita akan diberikan pilihan untuk deposit sesuai nominal. Dan masing-masing nominal yang kita ambil, tidak bisa digunakan untuk mengisi nominal lain.  Sementara untuk Indosat, kita bisa deposit berapa saja dan nanti bisa digunakan untuk mengisi semua nominal.

Untuk kekurangan dari All Operator adalah, kadang kita bisa mengalami kegagalan transaksi, tapi pulsa kita akan tetap terpotong biaya sms. Selain itu, jika server sedang melayani banyak transaksi, maka transaksi kita akan lambat bahkan gagal dengan selang waktu cukup lama. Kadangpula, kegagalan transaksi tidak jelas sebabnya, bisa pending, dalam antrian, tidak tersedia nominal atau gagal dari operator. Sementara jika chip langsung dari operator,  kita harus memiliki dana ekstra untuk deposit masing-masing operator.

Keuntungan dari jualan pulsa biasanya adalah selisih harga dari pembelian dan penjualan kita. Misalnya kita beli pulsa Simpat nominal 20 ribu, seharga Rp. 20.500,- maka biasanya dijual minimal harga Rp. 21.000,- dari sini kita mendapat untuk Rp. 500,-. Berbeda dari Telkomsel, Indosat pada waktu deposit, kadang kita masih mendapat cash back sebesar 5% tergantung agen tempat kita deposit. Sehingga selain selisih harga, kita masih mendapatkan cash back. Untuk masing-masing nominal keuntungan yang didapatkan tidak jauh berbeda, antara nominal 10 ribu dan 100 ribu, keuntungannya relatif sama, bahkan bisa saja nominal yang besar hanya memberikan keuntungan kecil. Bagi reseller biasanya lebih senang jika konsumen membeli pulsa dengan nominal kecil, karena keuntungan yang didapatkan dengan modal yang sama akan memberikan total untung yang lebih besar dibandingkan sekali menjual dalam nominal besar. Sebaliknya, bagi konsumen seharusnya pembelian nominal kecil akan merugikan karena akan merogoh kocek lebih besar.

Secara matematis, bisa diilustrasikan berikut:

1. Nominal 100rb, Harga beli Rp 98.000,- kita jual Rp. 99.000,- maka keuntungan kita adalah Rp. 1.000,-

2. Nominal 10rb, harga beli Rp. 10.500,- kita jual Rp. 11.000,- maka keuntungan kita adalah Rp. 500,-

dari keduannya, misalnya modal kita Rp. 100.000,- maka untuk nominal 10rb, kita mendapatkan untung minimal Rp. 2.000,-

 

Misalnya dalam sehari, kita bisa melakukan transaksi 50 kali, maka sehari kita bisa untung Rp. 25.000, untuk sebulan (30 x Rp. 25.000 = Rp. 750.000,-). Lumayan besar kan?? Tidak perlu sewa tempat jualan, tidak perlu bayar orang nungguin dagangan. Kita bisa gratis isi pulsa sendiri. he….he…he…

Selain itu, nominal besar biasanya lebih sedikit yang membeli dibandingkan dengan nominal kecil. Sebagai seorang seller kita bisa mendapatkan untung lebih besar dengan melakukan lebih transaksi, bukan banyaknya modal yang dikeluarkan. Sebagian seller ada yang mensiasati, untuk nominal yang paling laris, diambil keuntungan yang tidak terlalu tinggi untuk menjaga pelanggan tidak berpindah ke seller lain.

Kadang antar seller juga ada persaingan yang cukup ketat, misalnya hanya mengambil margin untung yang kecil dan meningkatkan frekuensi transaksi yang lebih banyak. Atau mungkin ada yang memberikan undian hadiah setiap pekannya. Hal ini semata-mata untuk menarik pelanggan. Dan yang menjadi kunci pelanggan tidak pindah adalah, transaksi yang cepat dan harga tidak tinggi.

Sekarang ini, semakin mudah untuk berbisnis jual pulsa. Bahkan secara online kita bisa deposit dan transaksi.

Ada yang tertarik?? Mungkin Anda memiliki banyak relasi, kenapa tidak dimanfaatkan saja??