Billing secara sederhana adalah, alat bantu untuk menghitung jumlah tagihan. Billing biasanya digunakan pada warung internet, warung telepon, fax, rental komputer atau rental PS bisa juga digunakan untuk persewaan lain yang perhitungan tagihannya berdasarkan waktu yang digunakan.

Dengan menggunakan visual basic kita bisa membuat sebuah billing secara sederhana dan akurat. Komponen yang digunakan adalah Timer, Label dan Button. Ketiga komponen tersebut memiliki peran dan digunakan untuk membuat sebuah billing.

Timer digunakan sebagai counter waktu dan tagihan. Button digunakan untuk menerima perintah start, stop dan tutup program. Label digunakan untuk menampilkan informasi kepada user.

 

 

 

Bagaimanakah Prinsip Sebuah Billing?

Sebuah tagihan biasanya dibuat berdasarkan satuan jam, bisa satu jam atau setengah jam, atau mungkin kelipatannya. Dari sini, nilai tagihan dibagi menjadi pecahan terkecil yang memiliki KPK dengan satuan waktu. Jadi pertambahan tagihan ekuivalen dengan pertambahan waktu yang dijadikan acuan.

Misalnya, harga sewa selama satu jam adalah Rp. 3.000,- sementara waktu dalam satu jam adalah 60menit atau 3600detik, sehingga didapatkan harga persatuan waktu adalah Rp. 50,-/menit atau Rp. 5,-/ enam detik.

Dari sini kita bisa membuat counter up misalnya pertambahan tagihan adalah Rp 5 setiap 6 detik. Untuk mengatur counter tagihan setiap 6 detik, maka kita menggunakan timer dengan diatur intervalnya 6000. Pada setial 6 detik sekali, tagihan dijumlahkan antara tagihan awal dengan Rp. 5,-

Sementara untuk mengetahui durasi yang telah berlalu, kita gunakan perhitungan selang waktu. Selang waktu/durasi dapat dihitung dengan mengurangi waktu sekarang dengan waktu mulai.

Untuk lebih memahaminya, silakan mempelajari source code.

Semoga bermanfaat.

Iklan