Iklan

Posts tagged ‘mikrokontroller’

Belajar Mikrokontroller: Menyalakan Buzzer Dan Komunikasi Serial


Buzzer adalah salah satu alat peraga yang dapat dikendalikan dengan mudah, termasuk dapat dikendalikan Nyala-Mati dengan mikrokontroller. Sehingga dapat dibuat suara dengan mengatur irama dengan PWM.

Pada kesempatan ini akan ditampilkan bagaimana menyalakan sebuah buzzer dan komunikasi melalui serial dengan mikrokontroller.

Slide18 Slide19 Slide20 Slide21 Slide22 Slide23 Slide24 Slide25 Slide26 Slide27 Slide28 Slide29 Slide30

Iklan

Belajar Mikrokontroller: Latihan Menyalakan LED


Belajar mikrokontroller pada kali ini adalah belajar bagaimana menyalakan LED dengan menggunakan mikrokontroller AVR.

Slide9 Slide10 Slide11 Slide12 Slide13 Slide14 Slide15 Slide16

Berikutnya: Menyalakan Buzzer

Belajar Mikrokontroller


Belajar Mikrokontroller dapat dimulai dengan mengenal dimana mikrokontroller dipakai, kemudian memahami fungsi/peranan mikrokontroller pada sistem tersebut. Selanjutnya dari cara kerja mikrokontroller berperan pada sistem otomatis yang ada akan memberi gambaran tentang mikrokontroller itu sendiri.

Pada kali ini akan ada slide sederhana yang dapat digunakan untuk belajar dari yang mudah.

Slide1 Slide2 Slide3 Slide4 Slide5 Slide6 Slide7 Slide8

Selanjutnya: Latihan 1: Menyalakan LED

Demikian, semoga bermanfaat.

Belajar Mikrokontroller AVR


Belajar mikrokontroller membutuhkan software minimal untuk membuat program yang akan dimasukkan ke dalam chip mikrokontroller. Software yang dapat digunakan banyak sekali mulai dari yang free sampai yang berbayar. Software yang banyak digunakan untuk pemrograman mikrokontroller keluarga AVR adalah diantaranya adalah

1. CodeVision

2. AVR Studio

3. Bascom

Dan lain-lain

Selain software untuk mengisikan program kedalam chip, ada juga software yang dapat digunakan untuk mensimulasikan program yang telah dibuat tanpa menggunakan hardware.

[Baca selengkapnya dan download software crack]

ATMEGA328P-PU


ATmega328-300x225

Screenshot

 

 

 

 

 

 

 

 

Harga @Rp. 40.000,-

Datasheet: ATmega328P-PU

Arduino Uno R3


uno R3

Arduino Uno R3

 

Gambaran Umum:

Arduino Uno R adalah board mikrokontroller yang menggunakan ATmega328 (datasheet). Memiliki 14 pin digital input/output (6 pin digunakan sebagai output PWM), 6 pin input analog, resonator keramik 16 MHz, koneksi USB, jak power DC, header ICSP, dan tombol reset. Sangat mudahdigunakan bagi pemula, dihubungkan dengan komputer melalui kabel USB atau diberi power melalui AC-DC.

Diagram Pin:

Diagram Pin

Diagram Pin

Produk Detail

Membuat Dot Matrix Dengan SPI AVR


Tulisan ini merupakan terjemahan bebas dari sebuah artikel yang saya pelajari. Untuk dapat memahami dengan utuh, pembaca dapat merujuk pada tulisan aslinya. Untuk dapat memahami dengan mudah, tulisan ini akan saya sampaikan dalam beberapa sesi.

Suatu ketika kita akan dihadapkan dengan kondisi dimana kebutuhan port dengan jumlah pin yang tersedia pada sebuah mikrokontroller tidak sama. Dengan situasi lain, mungkin kita memiliki ide untuk dapat mengendalikan sebuah rangkaian logic dengan port mikrokontroller dengan jumlah sedikit. Pada kondisi ini, kita dapat menggunakan sebuah komponen yang memiliki prinsip serial to parallel. Sebagai contoh kasus, kita ingin mengontrol sebuah dot matrix display.

Artikel ini akan menjelaskan sedikit hasil eksperimen menggunakan port Atmel AVR dengan metode SPI dengan sedikit tambahan IC logic untuk mengedalikan LED dot matrix.

Apakah SPI

Umumnya sebuah mikrokontroller memiliki beberapa pin yang berfungsi sebagai port I/O dan sebagian lagi memiliki fungsi khusus seperti serial dan SPI yang digunakan untuk komunikasi. SPI memiliki tiga pin sinyal dan satu pin untuk memilih antara mengirim data dan menerima data. Transfer data sinkron berdasarkan sinyal clock yang mengikutinya secara sederhana. Eksperimen ini akan membantu untuk memahami cara kerja SPI, dengan menggunakan AVR ATmega88 sebagai master SPI dan beberapa komponen logic sebagai slave SPI.

Komponen Digunakan

1. 74HC595

74HC595 (HC595) adalah komponen yang memiliki fungsi sebagai shift register serial to parallel 8-bit. Beberapa pabrikan mengeluarkan komponen yang sejenis, dan pada eksperimen ini digunakan dari pabrikan Texas Instrumen dengan datasheet dapat dilihat disini.

2. Dot-matrix LED display

Pada eksperimen ini digunakan dot matrix LED untuk menampilkan cara kerja SPI. Komponen ini dapat dijumpai di toko elektronik terdekat. Pada eksperimen ini digunakan dua buah dot matrix dengan dua warna yaitu merah dan hijau, dengan mengacu pada datasheet didapatkan bahwa dot matrix adalah common katoda dengan Vf = 1,7V (merah) dan Vf=2,2V (hijau).

Berikut adalah library yang dapat digunakan pada Eagle.


(8×8 red-and-green LED, Eagle library)

(Anda dapat mendownload library dari url; → “8x8LED.lbr” made with Eagle 5.10.0 Linux)

Sekarang, perhatikan bagaimana mengendalikan LED grafik display. Secara sederhana, kita dapatkan 8 pin anoda untuk LED merah, 8 pin anoda untuk LED hijau, 8 pin untuk common katoda; jumlahnya adalah 24 bit. Dengan MCU yang berukuran kecil, kita akan kesulitan karena sedikitnya jumlah port. Pada artikel ini, kita akan menghubungkan 3 HC595 secara seri untuk membentuk shift register 24-bit dan mengontrolnya dengan SPI.

Bersambung…

Demikian, semoga bermanfaat.

Sumber:http://awawa.hariko.com/avr_spi_hc595_en.html

%d blogger menyukai ini: